<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324</id><updated>2011-10-25T14:04:08.463+07:00</updated><title type='text'>Berbagi dalam kebaikan</title><subtitle type='html'>"Mereka mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya" (QS. Al-Fath:29)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-9046377005526847334</id><published>2010-04-22T12:24:00.000+07:00</published><updated>2010-04-22T12:24:12.416+07:00</updated><title type='text'>TANAMAN NILAM BAKAL JADI KOMODITI UNGGULAN RIAU</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S8_dKTdxU6I/AAAAAAAAAFI/NuNypmcwLLo/s1600/nilam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S8_dKTdxU6I/AAAAAAAAAFI/NuNypmcwLLo/s320/nilam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Berita Daerah - Sumatra) - Tanaman nilam (Pogostemon cablin) dapat  menjadi komoditi unggulan bagi masyarakat Riau karena tanaman tersebut  cocok tumbuh di daerah ini dan bernilai jual tinggi. "Selama ini nilam  dipandang sebagai tanaman selingan atau tanaman penghias pekarangan  rumah, padahal dapat menjadi komoditi unggulan daerah ini selain sawit  dan kelapa," ungkap Kepala Bidang Perlindungan Perkebunan Dinas  Perkebunan Provinsi Riau , Said Bustami di Pekanbaru, Senin. Said  Bustami mengatakan, budidaya nilam sebetulnya telah lama dilakoni  masyarakat Riau namun tidak adanya pembinaan dan pemasaran mengakibatkan  tanaman bahan baku minyak atsiri itu hanya menjadi penghias pekarangan  rumah. Namun, lanjut dia, kesadaran untuk membudidayakan nilam telah  muncul di masyarakat yang bermukim di Kabupaten Rokan Hulu, Kuantan  Singingi dan Kota Dumai. Di Rokan Hulu , telah terbentuk kelompok tani  yang membudidayakan nilam pada lahan seluas 40 hektare. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Sedangkan di Kabupaten Kuantan Singingi tanaman tersebut dibudidayakan  masyarakat secara perorangan dengan luas lahan sekitar 10 hektare dan  delapan hektare di Kota Dumai. "Di Rokan Hulu , telah ada tempat  penyulingan nilam dan minyak atsiri yang dihasilkan dijual Rp440.000 per  liter. Bayangkan betapa besar potensi nilam untuk masyarakat Riau.  Harga jualnya tinggi dan dalam masa enam bulan telah bisa dipanen,"  ungkap Said Bustami. Sedangkan di Kuantan Singingi dan Dumai, masyarakat  melakukan penyulingan secara tradisional yakni merebus daun nilam dan  uap air ditampung secara tradisional pula. "Proses destilasi untuk  mendapatkan minyak nilam memerlukan peralatan penyulingan. Ini yang  belum dimiliki masyarakat karena menyangkut biaya. Jika saja ada  pembinaan dari Dinas perindustrian dan Perdagangan tentu bagus,"  katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pihaknya melakukan penyuluhan pada  petani nilam cara mendapatkan bibit yang baik, menanam dan perawatan  tanaman tersebut. Bibit yang diperoleh masyarakat didatangkan dari  Sumatra Utara dan tanaman tersebut juga dipasarkan di Sumatra Utara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu masyarakat kita "angin-anginan" untuk membudidaya nilam karena  tidak tahu manfaat tanaman tersebut baik harga jualnya maupun  pemasarannya. Kini masyarakat tampaknya mulai tertarik selain adanya  penyuluhan dari Dinas Perkebunan juga telah adanya pemasaran yang  tetap," ujar Said. Ia optimis, ke depan tanaman tersebut akan menjadi  idola masyarakat Riau karena pemeliharaan yang mudah, potensi pasar dan  harga jual yang bagus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Senin, 19 April 2010 &lt;br /&gt;Oleh: Febi&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-9046377005526847334?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/9046377005526847334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/04/tanaman-nilam-bakal-jadi-komoditi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/9046377005526847334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/9046377005526847334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/04/tanaman-nilam-bakal-jadi-komoditi.html' title='TANAMAN NILAM BAKAL JADI KOMODITI UNGGULAN RIAU'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S8_dKTdxU6I/AAAAAAAAAFI/NuNypmcwLLo/s72-c/nilam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-4022786757371353732</id><published>2010-03-24T00:10:00.002+07:00</published><updated>2010-03-24T00:17:08.782+07:00</updated><title type='text'>The Habibie Center (Beasiswa S3)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM-IPTEK) didirikan oleh Prof. Dr.-Ing. B.J. Habibie (mantan presiden RI) pada tahun 1997. Badan pengurus yayasan ini diketuai oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan memiliki tujuan :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan memiliki kualitas Iman dan Takwa yang tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menguasai, mengembangkan dan mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara mandiri.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuan tersebut diatas, Yayasan melakukan kegiatan sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memberikan beasiswa untuk tingkat S3 (Doktor),&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan penghargaan dan hadiah kepada orang atau Badan yang telah berjasa atau melakukan terobosan di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Habibie Award).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengembangkan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membentuk atau membantu berdirinya Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Beasiswa S3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa diberikan 2 (dua) kali setahun yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Periode bulan Mei&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formulir harus sampai di panitia paling lambat 21 April tahun berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Periode bulan Nopember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formulir pendaftaran diajukan paling lambat tanggal 20 Oktober.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan yang harus dipenuhi untuk beasiswa S3 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Usia maksimum 35 tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak menerima beasiswa dari lembaga atau sumber lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sudah diterima atau telah mendapatkan surat keterangan diterima dalam program S3 di perguruan tinggi atau lembaga yang berada di Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selama mengikuti program S2, penerima beasiswa S3 harus mendapatkan nilai cum laude atau minimal berada pada peringkat ke-5.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendaftar harus menyerahkan dua rekomendasi dari tokoh ilmuwan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendaftar harus menunjukkan sikap kepemimpinan dalam bidangnya dan memiliki tingkat integritas dan kreatifitas yang tinggi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Proses pendaftaran dan seleksi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pendaftar harus mengisi formulir pendaftaran secara lengkap disertai dengan dokumen penunjang.&lt;br /&gt;* Pemilihan penerima beasiswa ditentukan dalam sidang dewan pakar yang telah ditentukan oleh Yayasan.&lt;br /&gt;* Seleksi dilakukan berdasarkan 5 (lima) kelompok bidang ilmu yakni :&lt;br /&gt;1. Kelompok Ilmu Dasar,&lt;br /&gt;2. Kelompok Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi,&lt;br /&gt;3. Kelompok Ilmu Rekayasa,&lt;br /&gt;4. Kelompok Ilmu Sosial, Hukum, Ekonomi dan Politik,&lt;br /&gt;5. Kelompok Ilmu Filsafat, Agama dan Budaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunjangan Beasiswa yang diberikan berupa : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. biaya pendidikan (SPP) dan dana studi lainnya,&lt;br /&gt;2. tunjangan tugas akhir,&lt;br /&gt;3. tunjangan biaya buku/fotokopi,&lt;br /&gt;4. tunjangan biaya hidup,&lt;br /&gt;5. tunjangan biaya transportasi dari daerah ke tempat kuliah (jika saat melamar ada di daerah di luar tempat belajar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut hubungi :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.habibiecenter.or.id/sdm.htm" target="_blank"&gt;http://www.habibiecenter.or.id/sdm.htm&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-4022786757371353732?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/4022786757371353732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/03/habibie-center-beasiswa-s3.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/4022786757371353732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/4022786757371353732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/03/habibie-center-beasiswa-s3.html' title='The Habibie Center (Beasiswa S3)'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-1402360683752661897</id><published>2010-03-23T03:18:00.000+07:00</published><updated>2010-03-23T03:18:22.895+07:00</updated><title type='text'>Jagalah Pandanganmu</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: center;"&gt;Oleh : Rahmah Al-Atsariyyah&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa maksiat itu semuanya racun, penyebab sakit dan binasanya hati. Maka tundukkanlah pandanganmu, jangan kau umbar pada yang diharamkan, karena ini adalah kemaksiatan"&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saudaraku, sesungguhnya kemaksiatan itu dapat menjadikan hatimu kotor, maka bersihkanlah hatimu dengan menjaga pandangan dan sibukkanlah dirimu untuk memperbaiki hatimu, agar terpancar dari hatimu akhlaq yang mulia dan tercapai apa yang kau rindukan yaitu manisnya iman.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Allah Taala telah berfirman : "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya", yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nuur : 30-31). Abu Bakr Al-Jazairi mengenai ayat diatas berkata : "Hendaknyalah mereka menahan pandangannya sehingga tidak melihat kepada wanita yang tidak halal&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;baginya." Larangan ini juga berlaku bagi wanita yaitu haram memandang laki-laki yang tidak halal baginya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pada ayat ini Allah memulai perintah-Nya dengan menahan pandangan sebelum perintah menjaga kemaluan, karena pandangan itu petunjuk bagi hati, sebagaimana demam yang tinggi petunjuk bagi kematian. Rasulullah telah memperingatkan hal ini melalui riwayat Ibnu Abbas : "Fadl bin Abbas membonceng Rasulullah pada waktu Haji Wada, maka datanglah wanita dari (bangsa) Khatsam maka mulailah Fadl melihat kepadanya dan dia (wanita itu) mulai melihat kepadanya (Fadl) dan Nabipun memalingkan muka Fadl ke arah lain" (Muttafaq alaih lafadz Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ibnu Bathal mengatakan bahwa hadits ini mengandung perintah untuk menahan pandangan karena dikhawatirkan fitnah. Begitu pula sabda Rasulullah kepada Ali bin Abi Thalib : "Hai Ali, jangan sampai pandangan yang pertama diikuti dengan pandangan yang lain, karena pandangan yang pertama itu untukmu dan yang terakhir (berikutnya) itu&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;bukan untukmu." (dikeluarkan oleh AL-Hakim dan Ahmad dari jalan Hamid bin Salamah, berkata Al-Albany : Hadits hasan). &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dari Abu Said AL-Khudri berkata : Rasulullah bersabda : "Jauhilah duduk-duduk di jalan !" Mereka (para sahabat) berkata, Ya Rasulullah, kami terpaksa perlu tempat duduk untuk berbincang-bincang. Maka Nabi bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Jika kalian enggan, maka berilah (jalan itu) haknya." Mereka berkata, Apa hak jalan itu ? Beliau bersabda : "Menundukkan pandangan, menahan sesuatu yang menyakitkan (tidak mengganggu orang yang sedang lewat), membalas salam dan memerintahkan kepada yang maruf dan mencegah dari kemungkaran." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saudaraku, demikianlah peringatan Allah dan Rasul-Nya yang wajib kita kita yakini dan amalkan, karena barangsiapa yang berani melawan perintah Allah dan Rasul-Nya, nerakalah tempatnya, sebagaimana firmannya : "Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya." (QS. Al-Jin : 23). &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sudah jelas bagi kita bahwa Allah dan Rasul-Nya melarang kita untuk mengumbar pandangan. Saudaraku, segala peristiwa dan petaka itu bermula dari pandangan, maka jaga dan hati-hatilah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ibnul Qayyim telah menuturkan bahwa secara umum segala kejadian yang menimpa manusia bersumber dari pandangan, karena pandangan itu melahirkan bahaya, kemudian bahaya itu melahirkan pikiran, pikiran melahirkan syahwat, kemudian syahwat itu melahirkan keinginan, kemudian semakin kuat dan terjadilah perbuatan dan pasti tidak akan ada penahan yang dapat membendungnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu dikatakan : Bersabar untuk menahan pandangan itu lebih mudah daripada sabar atas sakit yang terjadi sesudahnya. Beliau juga menerangkan bahwa diantara bahaya pandangan adalah kerugian, keluhan dan percikan api. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saudaraku, hendaklah kita takut kepada Allah, karena Dia Maha Meliputi segala sesuatu. Dia-pun mengetahui kerdipan mata yang berkhianat dan bisikan hati. Allah telah berfirman : "Dia mengetahui khianatnya mata dan apa yang tersembunyi dalam hati." (QS. Ghafir : 19).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saudaraku, hanyalah pandangan yang diizinkan yaitu pandangan kepada yang halal, memandang mahram dan pandangan (nadhar) seorang laki-laki kepada wanita yang hendak dipinangnya, sebagaimana dalam hadits dari Jabir,&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda : "Apabila seorang daripada kamu meminang seorang wanita, maka kalau ia dapat melihat kepada apa yang menarik untuk menikahinya, hendaklah ia lakukan." (HR. Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Begitu pula sebuah hadits dari Abu Hurairah behwasannya Rasulullah telah berkata kepada laki-laki yang hendak menikahi seorang wanita : "Sudah engkau lihat dia ?" Lelaki itu menjawab : Belum. Sabda beliau : "Pergi dan lihatlah !" (HR. Muslim). &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saudariku, mengumbar pandangan kepada yang diharamkan Allah adalah kemaksiatan yang harus kita jauhi. Ibnu Qayyim menasehatkan bahwa kemaksiatan yang satu dapat melahirkan kemaksiatan yang lain, dan kemaksiatan itu bisa melemahkan dan menutup/menggelapkan hati, serta dapat merusak akal.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Semoga Allah menjaga kita dari segala perbuatan maksiat. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-1402360683752661897?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/1402360683752661897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/03/jagalah-pandanganmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/1402360683752661897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/1402360683752661897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/03/jagalah-pandanganmu.html' title='Jagalah Pandanganmu'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-9002928911761289969</id><published>2010-02-15T18:48:00.004+07:00</published><updated>2010-03-15T16:47:18.483+07:00</updated><title type='text'>Kata-Kata Bijak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;&lt;strike&gt;&lt;/strike&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal.&lt;br /&gt;Imam Al Ghazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.&lt;br /&gt;Khalifah 'Umar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.&lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.&lt;br /&gt;Khalifah 'Ali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah.&lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu.&lt;br /&gt;Khalifah 'Ali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.&lt;br /&gt;Khalifah 'Umar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.&lt;br /&gt;Imam An Nawawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.&lt;br /&gt;Khalifah 'Umar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.&lt;br /&gt;Johann Wolfgang von Goethe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.&lt;br /&gt;Johann Wolfgang von Goethe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran.&lt;br /&gt;Johann Wolfgang von Goethe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya - langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya.&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan "rendah hati."&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri.&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna.&lt;br /&gt;Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung.&lt;br /&gt;Einstein&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-9002928911761289969?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/9002928911761289969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/kata-kata-bijak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/9002928911761289969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/9002928911761289969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/kata-kata-bijak.html' title='Kata-Kata Bijak'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-3309792677726621610</id><published>2010-02-15T18:45:00.004+07:00</published><updated>2010-03-15T16:45:24.290+07:00</updated><title type='text'>Jilbab Wanita Muslimah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albany&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian kami terhadap ayat-ayat Al-Quran, As-Sunnah dan atsar-atsar Salaf dalam masalah yang penting ini, memberikan jawaban kepada kami bahwa jika seorang wanita keluar dari rumahnya, maka ia wajib menutup seluruh anggota badannya dan tidak menampakkan sedikitpun perhiasannya, kecuali wajah dan dua telapak tangannya, maka ia harus menggunakan pakaian (jilbab) yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. MELIPUTI SELURUH BADAN SELAIN YANG DIKECUALIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat ini terdapat dalam firman Allah dalam surat An-Nuur : 31 berbunyi : "Katakanlah kepada wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka (mertua) atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudar mereka (kakak dan adiknya) atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka (=keponakan) atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.&lt;br /&gt;Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga firman Allah dalam surat Al-Ahzab : 59 berbunyi : "Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mumin : "Hendaklah mereka mengulurkann jilbabnya ke seluruh tubuh mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam Tafsirnya : "Janganlah kaum wanita menampakkan sedikitpun dari perhiasan mereka kepada pria-pria ajnabi, kecuali yang tidak mungkin disembunyikan." Ibnu Masud berkata : Misalnya selendang dan kain lainnya. "Maksudnya adalah kain kudung yang biasa dikenakan oleh wanita Arab di atas pakaiannya serat bagian bawah pakiannya yang tampak, maka itu bukan dosa baginya, karena tidak mungkin disembunyikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qurthubi berkata : Pengecualian itu adalah pada wajah dan telapak tangan. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : "Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini." Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BUKAN BERFUNGSI SEBAGAI PERHIASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berdasarkan firman Allah dalam surat An-Nuur ayat 31 berbunyi : "Dan janganlah kaum wanita itu menampakkan perhiasan mereka." Secara umum kandungan ayat ini juga mencakup pakaian biasa jika dihiasi dengan sesuatu, yang menyebabkan kaum laki-laki melirikkan pandangan kepadanya. Hal ini dikuatkan oleh firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 33 : "Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti oang-orang jahiliyah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga berdasarkan sabda Nabi : "Ada tida golongan yang tidak akan ditanya yaitu, seorang laki-laki yang meninggalkan jamaah dan mendurhakai imamnya serta meninggal dalam keadaan durhaka, seorang budak wanita atau laki-laki yang melarikan diri (dari tuannya) lalu ia mati, serta seorang wanita yang ditinggal oleh suaminya, padahal suaminya telah mencukupi keperluan duniawinya, namun setelah itu ia bertabarruj. Ketiganya itu tidak akan ditanya." (Dikeluarkan Al-Hakim 1/119 dan disepakati Adz-Dzahabi; Ahmad VI/19; Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad; At-Thabrani dalam Al-Kabir; Al-Baihaqi dalam As-Syuaib).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang wajib ditutup karena dapat membangkitkan syahwat laki-laki. (Fathul Bayan VII/19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. KAINNYA HARUS TEBAL (TIDAK TIPIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab yang namanya menutup itu tidak akan terwujud kecuali harus tebal. Jika tipis, maka hanya akan semakin memancing fitnah (godaan) dan berarti menampakkan perhiasan. Dalam hal ini Rasulullah telah bersabda : "Pada akhir umatku nanti akan ada wanita-wanita yang berpakain namun (hakekatnya) telanjang. Di atas kepala mereka seperti terdapat bongkol (punuk) unta. Kutuklah mereka karena sebenarnya mereka adalah kaum wanita yang terkutuk." Di dalam hadits lain terdapat tambahan : "Mereka tidak akan masuk surga dan juga tidak akan mencium baunya, padahal baunya surga itu dapat dicium dari perjalanan sekian dan sekian." (At-Thabrani dalam Al-Mujam As-Shaghir hal. 232; Hadits lain tersebut dikeluarkan oleh Muslim dari riwayat Abu Hurairah. Lihat Al-HAdits As-Shahihah no. 1326).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abdil Barr berkata : Yang dimaksud oleh Nabi adalah kaum wanita yang mengenakan pakaian yang tipis, yang dapat mensifati (menggambarkan) bentuk tubuhnya dan tidak dapat menutup atau menyembunyikannya. Mereka itu&lt;br /&gt;tetap berpakaian namanya, akan tetapi hakekatnya telanjang. (dikutip oleh As-Suyuthi dalam Tanwirul Hawalik III/103).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Abu Salamah, bahawsannya Umar bin Al-Khattab pernah memakai baju Qubthiyah (jenis pakaian dari Mesir yang tipis dan berwarna putih) kemudian Umar berkata : Jangan kamu pakaikan baju ini untuk istri-istrimu !. Seseorang kemudian bertanya : Wahai Amirul Muminin, Telah saya pakaikan itu kepada istriku dan telah aku lihat di rumah dari arah depan maupun belakang, namun aku tidk melihatnya sebagai pakaian yang tipis ! Maka Umar menjawab : Sekalipun tidak tipis, namun ia mensifati (menggambarkan lekuk tubuh). (Riwayat Al-Baihaqi II/234-235; Muslim binAl-Bitthin dari Ani Shalih dari Umar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atsar di atas menunjukkan bahwa pakaian yang tipis atau yang mensifati dan menggambarkan lekuk-lekuk tubuh adalah dilarang. Yang tipis (transparan) itu lebih parah daripada yang menggambarkan lekuk tubuh (tapi tebal). Oleh&lt;br /&gt;karena itu Aisyah pernah berkata : "Yang namanya khimar adalah yang dapat menyembunyikan kulit dan rambut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. HARUS LONGGAR (TIDAK KETAT) SEHINGGA TIDAK DAPAT MENGGAMBARKAN SESUATU DARI TUBUHNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usamah bin Zaid pernah berkata : Rasulullah pernah memberiku baju Quthbiyah yang tebal yang merupakan baju yang dihadiahkan oleh Dihyah Al-Kalbi kepada beliau. Baju itu pun aku pakaikan pada istriku. Nabi bertanya kepadaku : "Mengapa kamu tidak mengenakan baju Quthbiyah ?" Aku menjawab : Aku pakaiakan baju itu pada istriku. Nabi lalu bersabda : "Perintahkan ia agar mengenakan baju dalam di balik Quthbiyah itu, karena saya khawatir baju itu masih bisa menggambarkan bentuk tulangnya." (Ad-Dhiya Al-Maqdisi dalam Al-Hadits Al-Mukhtarah I/441; Ahmad dan Al-Baihaqi dengan sanad Hasan). Aisyah pernah berkata : Seorang wanita dalam shalat harus mengenakan tiga pakaian : Baju, jilbab dan khimar. Adalah Aisyah pernah mengulurkan izar-nya (pakaian sejenis jubah) dan berjilbab dengannya. (Ibnu Sad VIII/71).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang senada juga dikatakan oleh Ibnu Umar : Jika seorang wanita menunaikan shalat, maka ia harus mengenakan seluruh pakainnya : Baju, khimar dan milhafah (mantel). (Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf II:26/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua juga menguatkan pendapat yang kami pegangi mengenai wajibnya menyatukan antara khimar dan jilbab bagi kaum wanita jika keluar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. TIDAK DIBERI WEWANGIAN ATAU PARFUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Musa Al-Asyari bahwasannya ia berkata : Rasulullah bersabda : "Siapapun wanita yang memakai wewangian, lalu ia melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah pezina." (An-Nasai II/283; Abu Daud II/192; At-Tirmidzi IV/17; Ahmad IV/100, Ibnu Khuzaimah III/91; Ibnu Hibban 1474; Al-Hakim II/396 dan disepakati oleh Adz-Dzahabi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Zainab Ats-Tsaqafiyah bahwasannya Nabi bersabda : "Jika salah seorang diantara kalian (kaum wanita) keluar menuju masjid, maka jangan sekali-kali mendekatinya dengan (memakai) wewangian." (Muslim dan Abu Awanah&lt;br /&gt;dalam kedua kitab Shahih-nya; Ash-Shabus Sunan dn lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah bahwa ia berkata : Rasulullah bersabda : "Siapapun wanita yang memakai bakhur (wewangian yang berasal dari pengasapan), maka janganlah ia menyertai kami dalam menunaikan shalat Isya yang akhir." (ibid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Musa bin Yasar dari Abu Hurairah : Bahwa seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian menerpanya. Maka Abu Hurairah berkata : Wahai hamba Allah ! Apakah kamu hendak ke masjid ? Ia menjawab : Ya. Abu Hurairah kemudian berkata : Pulanglah saja, lalu mandilah ! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah bersabda : "Jika seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangian menghembus maka Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu mandi." (Al-Baihaqi III/133; Al-Mundziri III/94).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pelarangannya sudah jelas, yaitu bahwa hal itu akan membangkitkan nafsu birahi. Ibnu Daqiq Al-Id berkata : Hadits tersebut menunjukkan haramnya memakai wewangian bagi wanita yang hendak keluar menuju masjid, karena hal itu akan dapat membangkitkan nafsu birahi kaum laki-laki (Al-Munawi dalam Fidhul Qadhir dalam mensyarahkan hadits dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya (Al-Albany) katakan : Jika hal itu saja diharamkan bagi wanita yang hendak keluar menuju masjid, lalu apa hukumnya bagi yang hendak menuju pasar, atau tempat keramaian lainnya ? Tidak diragukan lagi bahwa hal itu&lt;br /&gt;jauh lebih haram dan lebih besar dosanya. Al-Haitsami dalam kitab AZ-Zawajir II/37 menyebutkan bahwa keluarnya seorang wanita dari rumahnya dengan memakai wewangian dn berhias adalah termasuk perbuatan kabair (dosa besar) meskipun suaminya mengizinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN LAKI-LAKI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada beberapa hadits shahih yang melaknat wanita yang menyrupakan diri dengan kaum pria, baik dalam hal pakaian maupun lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah berkata : Rasulullah melaknat pria yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian pria (Abu Daud II/182; Ibnu Majah I/588; Ahmad II/325; Al-Hakim IV/19 disepakati oleh Adz-Dzahabi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Amru yang berkata : Saya mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak termasuk golongan kami para wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria dan kaum pria yang menyerupakan diri dengan kaum wanita." (Ahmad II/199-200; Abu Nuaim dalam Al-Hilyah III/321)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas yang berkata : Nabi melaknat kaum pria yang bertingkah kewanita-wanitaan dan kaum wanita yang bertingkah kelaki-lakian. Beliau bersabda : "Keluarkan mereka dari rumah kalian. Nabi pun mengeluarkan si fulan dan Umar juga mengeluarkan si fulan." Dalam lafadz lain : "Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupakan diri dengan kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria." (Al-Bukhari X/273-274; Abu Daud II/182,305; Ad-Darimy II/280-281; Ahmad no. 1982,2066,2123,2263,3391,3060,3151 dan 4358; At-Tirmidzi IV/16-17; Ibnu Majah V/189; At-Thayalisi no. 2679).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Umar yang berkata : Rasulullah bersabda : "Tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan memandang mereka pada hari kiamat; Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang&lt;br /&gt;bertingkah kelaki-lakian dan menyerupakan diri dengan laki-laki dan dayyuts (orang yang tidak memiliki rasa cemburu)." (An-Nasai !/357; Al-Hakim I/72 dan IV/146-147 disepakati Adz-Dzahabi; Al-Baihaqi X/226 dan Ahmad II/182).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam haits-hadits ini terkandung petunjuk yang jelas mengenai diharamkannya tindakan wanita menyerupai kaum pria, begitu pula sebaiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bersifat umum, meliputi masalah pakaian dan lainnya, kecuali hadits yang pertama yang hanya menyebutkan hukum dalam masalah pakaian saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN WANITA-WANITA KAFIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariat Islam telah menetapkan bahwa kaum muslimin (laki-laki maupun perempuan) tidak boleh bertasyabuh (menyerupai) kepada orang-orang kafir, baik dalam ibadah, ikut merayakan hari raya, dan berpakain khas mereka. Dalilnya : Firman Allah surat Al-Hadid : 16, berbunyi : "Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata dalam Al-Iqtidha hal. 43 : Firman Allah "Janganlah mereka seperti..." merupakan larangan mutlak dari tindakan menyerupai mereka, di samping merupakan larangan khusus dari tindakan menyerupai mereka dalam hal membatunya hati akibat kemaksiatan. Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat ini (IV/310) berkata : Karena itu Allah melarang orang-orang beriman menyerupai mereka dalam perkara-perkara pokok maupun cabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman : "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad) : "Raaina" tetapi katakanlah "Unzhurna" dan dengarlah. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih." Ibnu Katsir I/148 berkata : Allah melarang hamba-hamba-Nya yang beriman untuk mnyerupai ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan orang-orang kafir. Sebab, orang-orang Yahudi suka menggunakan plesetan kata dengan tujuan mengejek. Jika mereka ingin mengatakan "Denagrlah kami" mereka mengatakan "Raaina" sebagai plesetan kata "ruunah" (artinya&lt;br /&gt;ketotolan) sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nisa ayat 46.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memberi tahukan (dalm surat Al-Mujadalah : 22) bahwa tidak ada seorang mumin yang mencintai orang-orang kafir. Barangsiapa yang mencintai orang-orang kafir, maka ia bukan orang mumin, sedangkan tindakan&lt;br /&gt;menyerupakan diri secara lahiriah merupakan hal yang dicurigai sebagai wujud kecintaan, oleh karena itu diharamkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. BUKAN PAKAIAN UNTUK MENCARI POPULARITAS (PAKAIAN KEBESARAN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hadits Ibnu Umar yang berkata : Rasulullah bersabda : "Barangsiapa mengenakan pakaian (libas) syuhrah di dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya&lt;br /&gt;dengan api neraka." (Abu Daud II/172; Ibnu Majah II/278-279).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Libas Syuhrah adalah setiap pakaian yang dipakai dengan tujuan untuk meraih popularitas di tengah-tengah orang banyak, baik pakain tersebut mahal, yang dipakai oleh seseorang untuk berbangga dengan dunia dan perhiasannya,&lt;br /&gt;maupun pakaian yang bernilai rendah, yang dipakai oleh seseorang untuk menampakkan kezuhudannya dan dengan tujuan riya (Asy-Syaukani dalam Nailul Authar II/94). Ibnul Atsir berkata : "Syuhrah artinya terlihatnya sesuatu.&lt;br /&gt;Maksud dari Libas Syuhrah adalah pakaiannya terkenal di kalangan orang-orang yang mengangkat pandangannya mereka kepadanya. Ia berbangga terhadap orang lain dengan sikap angkuh dan sombong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya adalah :&lt;br /&gt;Hendaklah menutup seluruh badannya, kecuali wajah dan dua telapak dengan perincian sebagaimana yang telah dikemukakan, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Kitab Jilbab Al-Marah Al-Muslimah fil Kitabi was Sunnah (Syaikh Al-Albany)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-3309792677726621610?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/3309792677726621610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/jilbab-wanita-muslimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/3309792677726621610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/3309792677726621610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/jilbab-wanita-muslimah.html' title='Jilbab Wanita Muslimah'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-1439737233749723389</id><published>2010-02-09T04:54:00.001+07:00</published><updated>2010-02-09T04:54:57.750+07:00</updated><title type='text'>Facebook</title><content type='html'>&lt;!-- Facebook Badge START --&gt;&lt;a href="http://id-id.facebook.com/people/Izan-Jamil/100000293915412" title="Izan Jamil" target="_TOP" style="font-family: &amp;quot;lucida grande&amp;quot;,tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; font-variant: normal; font-style: normal; font-weight: normal; color: #3B5998; text-decoration: none;"&gt;Izan Jamil&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;lucida grande&amp;quot;,tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px; font-variant: normal; font-style: normal; font-weight: normal; color: #555555; text-decoration: none;"&gt;&amp;nbsp;|&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id-id.facebook.com/facebook-widgets/" title="Buat lencana Anda sendiri!" target="_TOP" style="font-family: &amp;quot;lucida grande&amp;quot;,tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; font-variant: normal; font-style: normal; font-weight: normal; color: #3B5998; text-decoration: none;"&gt;Buat Lencana Anda&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://id-id.facebook.com/people/Izan-Jamil/100000293915412" title="Izan Jamil" target="_TOP"&gt;&lt;img src="http://badge.facebook.com/badge/100000293915412.664.1081975895.png" width="360" height="77" style="border: 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;!-- Facebook Badge END --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-1439737233749723389?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/1439737233749723389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/1439737233749723389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/1439737233749723389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/facebook.html' title='Facebook'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-7068637518713690576</id><published>2010-02-09T03:31:00.000+07:00</published><updated>2010-02-09T03:42:48.481+07:00</updated><title type='text'>Lowongan Dosen di Politeknik Bengkalis, Riau Februari 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3B2_eKpOdI/AAAAAAAAAAw/x59H3aHPDBU/s1600-h/Logo+poltek.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 115px; height: 115px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3B2_eKpOdI/AAAAAAAAAAw/x59H3aHPDBU/s320/Logo+poltek.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435975583037733330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;POLITEKNIK BENGKALIS&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(DALAM PROSES PENEGERIAN)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;DIBUTUHKAN SEGERA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka pengembangan Program Studi, Politeknik Bengkalis sebagai salah satu Institusi Pendidikan Tinggi milik Pemerintah Kabupaten Bengkalis, memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik untuk menjadi dosen:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;1.  Prodi Teknik Sipil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt; 2. Prodi Administrasi Bisnis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt; 3. Prodi Bahasa Inggris Bisnis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; 4. Prodi Teknologi Informasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; Persyaratan Khusus:&lt;br /&gt;- Teknik Sipil konsentrasi Transportasi dan Geoteknik (1)&lt;br /&gt;  Menguasai SAP 2000, Auto CAD dan program lainnya (1)&lt;br /&gt;- Adm. Bisnis/ Adm. Niaga/ Manajemen MICE/ Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (2)&lt;br /&gt;- Bahasa China/ Sastra China (2)&lt;br /&gt;- TESL/TEFL/TESOL/ Pendidikan Bhs. Inggris (3)&lt;br /&gt;- Manajemen dengan kemampuan bahasa Inggris aktif (3)&lt;br /&gt;- Teknik Informatika/ Sistem Informasi/ Teknologi Informasi/ Ilmu Komputer/ Manajemen Informatika (4)&lt;br /&gt;- Menguasai salah satu bidang Pemograman Web, Pemograman OOP (Java)+Animasi, Networking (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Umum:&lt;br /&gt;- Lulusan S1/ D4/ S2&lt;br /&gt;- Umur maksimal 27 tahun untuk S1 dan 30 tahun untuk S2&lt;br /&gt;- IPK minimal: 3,00&lt;br /&gt;- Menguasai Bahasa Inggris aktif sangat diutamakan&lt;br /&gt;- Memiliki jiwa mendidik&lt;br /&gt;- Bersedia berdomisili di Bengkalis&lt;br /&gt;- Curriculum Vitae, pas fhoto, fhoto copy ijazah &amp;amp; transkrip nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran: 1 s.d 12 Pebruari 2010&lt;br /&gt;Surat lamaran dapat di e-mail ke:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;polbeng@ polbeng.ac.id&lt;/b&gt;  atau &lt;b&gt;malik@ polbeng.ac.id&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau kirim kepada:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Direktur Politeknik Bengkalis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Jl. Bathin Alam, Sei Alam, Bengkalis, Riau&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.riaupos.com/lowongan.php?act=full&amp;amp;id=68&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-7068637518713690576?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/7068637518713690576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/lowongan-dosen-di-politeknik-bengkalis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/7068637518713690576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/7068637518713690576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/lowongan-dosen-di-politeknik-bengkalis.html' title='Lowongan Dosen di Politeknik Bengkalis, Riau Februari 2010'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3B2_eKpOdI/AAAAAAAAAAw/x59H3aHPDBU/s72-c/Logo+poltek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-617540400924012920</id><published>2010-02-09T03:27:00.000+07:00</published><updated>2010-02-09T03:30:44.763+07:00</updated><title type='text'>SMS Lucu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pemadaman Listrik Bergilir Ditiadakan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;PLN mengumumkan PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR sudah ditiadakan, diganti dengan PENYALAAN LISTRIK BERGILIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 style="text-align: center; font-weight: normal; font-family: lucida grande;"&gt;Ketahuan Kalau Imut&lt;/h1&gt;Hari ini aku sebel banget sama kamu, pokoknya aku gak bakalan maafin kamu, gara-gara kamu semua orang jadi tahu kalau gue "IMUT"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 style="text-align: center; font-weight: normal;"&gt;Spesies-spesies Berbahaya&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah spesies-spesies yang dianggap berbahaya bagi umat manusia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Garongus felicus (kucing garong)&lt;br /&gt;2. No-bones tongus (si lidah tak bertulang)&lt;br /&gt;3. Difacius humanus (si muka dua)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling berbahaya adalah Crocodylus daratensis, atau yang lebih dikenal dengan "Buaya Darat" karena mereka merupakan ancaman terbesar bagi kaum hawa!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-617540400924012920?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/617540400924012920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/sms-lucu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/617540400924012920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/617540400924012920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/sms-lucu.html' title='SMS Lucu'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-5105648533142652562</id><published>2010-02-09T02:49:00.001+07:00</published><updated>2010-03-15T16:50:13.582+07:00</updated><title type='text'>Kawan Sejati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kali Ni Pak Cik Nak Cerita Sikit Perihal Pertalian Persahabatan Terhadap Tiga Orang Yang Berlainan Bangsa, Iaitu Seorang Arab, Seorang Afrika Dan Seorang India...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka Ni Telah Sama-Sama Ingin Mengembara Di Lautan. "Adventure La Sikit Brader" Kata Salah Seorang Dari Tiga Orang Tu. Sampai Masa Dan Ketikanya Mereka Pun Belayarlah Seperti Yang Dihajatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Sekian Lama Belayar, Menempuh Pelbagai Ujian Dan Peperiksaan (Tak Termasuk UPSR &amp;amp; PMR), Sehingga Suatu Ketika Mereka Telah Menempuh Suatu Taufan Dan Ombak Bak Cerita "Deep Impact" Yang Kuat Sehingga Menyebabkan Kapal Mereka Telah Terbelah Dua Lalu Tenggelam Ala "Titanic".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Umur Mereka Bertiga Masih Panjang. Mereka Telah Hanyut Dan Terdampar Di Sebuah Pulau (Pulau Kozambo Agaknya, Tak Tau Pulak Saya). Pulau Tu Pulak Tiada Berpenghuni Melainkan Mereka Bertigalah Yang Menghuninya Setelah Tersadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Demi Hari, Minggu Demi Minggu, Bulan Demi Bulan Hinggakan Tahun Demi Tahun Sampai Jadi Belas Tahun Mereka Menginap Di Pulau Itu. Hidup Aman Dan Damai Kata Orang, Saling Bekerjasama. Mereka Ni Jadi Tersangatlah Akrabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya (Belum Habis Lagi) Salah Seorang Dari Mereka Terjumpa Sebuah Bekas (Tak Tau Lah Saya Bekas Apa, Tapi Yang Pasti, Bukan Bekas Ubat Nyamuk). Lalu Dia Pun Memanggil Dua Lagi Kengkawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Kata Sepakat Membawa Berkat, Mereka Pun Membuka Bekas Tadi Tu. Amat Terkezutlah Mereka Sebaik Sahaja Terbuka Sahaja Penutup Bekas Tu, Keluarlah Asap Berbunga-Bunga (Tapi Tak Bahaya Kerana Indeks Bacaan Belum Sampai Tahap Bahaya). Setelah Terbatuk-Batuk Beberapa Kali Dan Jerebu Pun Reda, Mereka Terperasan Ada Penambahan Bilangan Dari Segi Penduduk. Wujud Satu Jun Depan Mereka (Ala Brader, Jin Le).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka Bertiga Jadi Takut, Tapi Jin Tu Selamba Je, Terkebil-Kebil. Belum Sempat Mereka Berbuat Apa-Apa Lagi Jin Dah Berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Thank You, Thank You, Kerana You All Telah Selamatkan I Dari Belenggu Belanga Ni".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambung Lagi Jin Tu : " Oleh Kerana You All Telah Selamatkan Jiwa Dan Raga I, I Akan Tunaikan Apa Sahaja Permintaan You All, Tetapi Seorang Akan Dapat Satu Sahaja Permintaan Je Tau".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka Bertiga Punye Le Gumbira Apabila Mendengar Berita Terkini Hiburan Sensasi Yang Disampaikan Oleh Jin Tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambung Jin Tu Lagi : "OK Boleh Mulakan Permintaan Kamu Bertiga Sekarang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah" Kata Orang Pertama Iatiu Si Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Sambung " Wahai Jin, Ana (Ana Tu Bermaksud Saya) Telah Tersangat Lama Tinggal Di Pulau Ini Dan Ana Tidak Dapat Menahan Rindu Untuk Pulang Ke Kampung Halaman Ana, Boleh Anta Tunaikan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Jin Tu "Boleh, No Problemo, Tapi Tak Nak Ke Ucapkan Babai Ke Apa-Apa Ke, Kat Kawan Kau Dua Orang Tu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Arab Pun Berucap : "Wahai Sahabat Ana Berdua Yang Mulia, Ana Akan Sentiasa Kenangkan Kamu Dimana Jua Ana Berada, Semoga Berjumpa Lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Berjabat-Jabatan (Bersalam-Salaman), Bersedih-Sedihan Maka Tiba-Tiba TUSSS! (Siap Ada Asap Lagi) Tertunailah Permintaan Si Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal Dua. Kemudian Tibalah Giliran Si Afrika Membuat Hajatnya (Bukan Qado Hajat). Setelah Terdiam Beberapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Si Afrika Berkata : "Wahai Jin Tolonglah Saya Kembalikan Saya Ke Pangkuan Keluarga Saya, Mungkin Mereka Menyangkakan Bahawa Saya Telah Mati, Saya Mahu Pulang, Saya Mahu Pulang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUSSS! (Ada Asap Jugak) Tak Sampai Hati Jin Tu Mendengarkannya Lebih Lama Lagi. Dan-Dan Si Afrika Tu Hilang Dari Pandangan, Nak Ucap Selamat Tinggal Kat Kawan Dia Seorang Lagi Tu Pun Tak Sempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggallah Si Mamat India Ni Sengsorang. Jin Tu Pandang Dia, Dia Pandang Jin Tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jin Tu Kata Kat Dia : "Kamu Tu Tunggu Apa Lagi, Mintalah Apa Yang Kamu Hajati Supaya Aku Boleh Tunaikan Permintaan Kamu Dan Selesaikan Janji Aku Kat Kamu Bertiga. Aku Dah Tak Sabar Nak Enjoy Ni".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si India Tu Kata : "Ala Jin Rilek La Jin. Aku Sebenarnya Masih Bersedih Kerana Kehilangan Kekawanku Yang Sangat Sejati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Dia Pun Berkata : "Mr. Jin Sekarang Kau Tunaikanlah Permintaanku Yang Tak Seberapa Ni".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Jin :"Katakanlah, Mintalah Nescaya Aku Akan Tunaikan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si India Tu Dengan Penuh Wisma Yakin Dan Semangat Berkata Kepada Jin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mr. Jin Aku Amat Merindui Kengkawan Aku, Oleh Itu Aku Meminta Supaya Engkau Kembalikan Semula Mereka Ke Pangkuan ku. Aku Rindukan Mereka Berdua".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jin Tu Pun Menunaikan Permintaan Si Mamat India tu. TUSSS! (Asap Dia Banyak Sikit Sebab Ada Dua Orang Sekali Jalan) Kembalilah Si Arab Dengan Si Afrika Di Depan Si India Tu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-5105648533142652562?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/5105648533142652562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/kawan-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/5105648533142652562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/5105648533142652562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/kawan-sejati.html' title='Kawan Sejati'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3998888598721734324.post-4162695280798831058</id><published>2010-02-08T22:29:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T22:35:37.487+07:00</updated><title type='text'>Melirik Korupsi</title><content type='html'>Pengantar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Korupsi bukanlah budaya bangsa Indonesia akan tetapi korupsi telah membudaya di Indonesia” Perilaku korup yang membudaya telah menggerogoti sumber daya negara dan rakyat, menimbulkan distorsi ekonomi di semua sendi-sendi kehidupan, dan merusak tatanan sosial masyarakat. Karena sebagian besar anggota masyarakat, terutama PNS, membangun kehidupan mereka bukan di atas gaji riil yang mereka peroleh. Mesti disadari, suatu saat sumber penghasilan ilegal akan tertutup. Dalam kondisi seperti ini, tentu menimbulkan kegoncangan tatanan keluarga, dalam skope yang luas berdampak pada tatanan sosial masyarakat.&lt;br /&gt;Perilaku korupsi di era otonomi daerah tetap menggurita. Perilaku korupsi telah menjadi rahasia umum dan terjadi hampir di setiap jenjang pemerintahan kabupaten atau kota pada berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi dan politik warga masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan fakta-fakta empiris mengenai korupsi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ideologi Pancasila sedang menghadapi krisis multi dimensi. Pancasila kita sedang berhadapan dengan pola perilaku para koruptor yang selalu mempermainkan hukum, termasuk juga arogansi para jaksa dan hakim yang terperangkap mafia peradilan, atau juga para pembalak dan pembakar hutan maupun pengusaha tambang yang terus merusak lingkungan.&lt;br /&gt;Padahal kemanusiaan harus tetap dijunjung tinggi agar tercipta suasana yang adil dan beradab. Untuk bisa menciptakan kemanusiaan yang adil-beradab, kebijakan sosial-politik-ekonomi harus berlandaskan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukan keadilan buat si X dan si Y saja. Jika kita gagal menerapkan Pancasila dalam makna sesungguhnya, sebenarnya Pancasila tidak sakti lagi. Kesaktiannya hanya kedok saja dan sering dijadikan alat bagi para koruptor untuk memuaskan nafsunya belaka dan menginjak-injak kaum miskin.&lt;br /&gt;Hal itu terjadi karena Pancasila sebagai ideologi seolah terbang di awang-awang. Tinggal sebagai retorika saja. Lebih-lebih tindakan kebanyakan elite politik dan penguasa sendiri suka menyimpang dari esensi falsafah Pancasila, jika sudah menyangkut kepentingan politik dan kontinuitas kekuasaan. Akibatnya, para aparatur negara justru kehilangan motivasi dan kekuatannya untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila pada tataran praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;Pancasila praktis tinggal sebagai sistem nilai yang utopis. Para pejabat dalam melaksanakan tugasnya lebih berorientasi pada jabatan/kekuasaan dan menumpuk harta ketimbang mempedulikan nasib rakyat kecil. Mereka terpacu melakukan korupsi secara berjamaah untuk memperkaya diri, kelompok dan keluarganya.&lt;br /&gt;Sebagai falsafah hidup bangsa, prinsip dasar Pancasila adalah religiusitas, kekeluargaan, dan keseimbangan. Atas bingkai prinsip dasar filsafat itu, kapasitas internal dan eksternal Pancasila akan berproses secara interaktif. Tentu dengan konsentrasi prinsip kekeluargaan pada gerak internal, prinsip keseimbangan pada gerak eksternal, dan prinsip religiusitas yang menjiwai kedua gerak tersebut secara simultan.&lt;br /&gt;Pancasila memiliki komitmen yang begitu tinggi terhadap pemberantasan korupsi. Namun, ternyata makna dan esensi Pancasila malah dikorupsi para penguasa sejak rezim Orde Baru, dan hingga kini sikap mental korup yang menjadi embrio budaya korupsi itu terus menjangkiti bangsa kita. Tak heran Bung Karno di masa awal kekuasaannya sangat antusias dengan konsep Nation and Character Building, dan sang proklamator hingga akhir hayatnya concern terhadap pembangunan karakter bangsa ini.&lt;br /&gt;Karenanya, ideologi Pancasila kini perlu direvitalisasi, misalnya dengan membuka kembali wacana publik mengenai Pancasila. Lebih-lebih jika kita ingat bahwa hingga saat ini Pancasila merupakan ideologi bersama (common platform) yang berpotensi untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa dan negara seperti memperteguh komitmen penegakan HAM dan konsistensi pemberantasan korupsi. Pancasila tentu juga berperan merekatkan kemajemukan bangsa dan keragaman budaya di Indonesia.&lt;br /&gt;Tak ayal lagi para pemimpin kita kini perlu melakukan reideologisasi terhadap falsafah bangsa dan dasar negara kita ini. Implikasinya, karena rezim Orde Baru telah mengorupsi nilai-nilai esensial Pancasila melalui idealisasi sekaligus sebagai "agama politik", maka Pancasila harus diposisikan kembali pada fungsinya sebagai ideologi bagi penegakan HAM, pemberantasan korupsi, sekaligus pengawal reformasi. Pancasila juga tak diragukan lagi memiliki relevansi tinggi sebagai perekat bangsa di tengah ancaman disintegrasi negara kesatuan RI.&lt;br /&gt;Kita masih ingat bagaimana semua orang PKI ditangkapi penguasa 1966 dengan totalitas keberanian tanpa takut mati, dan PKI dibubarkan pemerintah. Maka mestinya para pemimpin kita memiliki semangat semacam itu dalam memburu, menangkapi, dan menghukum para koruptor yang telah menjadi biang keladi kemiskinan rakyat selama ini.&lt;br /&gt;Tanpa reideologisasi Pancasila, dalam pengertian seperti penulis paparkan, maka ideologi tersebut akan kehilangan esensinya. Politisasi Pancasila sejak lama telah mengakibatkan kaburnya relasi integral yang telah melemahkan rasa nasionalisme kita terhadap ekses globalisasi dan tekanan atau intervensi negara kapitalis, karena sulitnya membentuk kesamaan visi dalam menyikapi pengaruh dari luar.&lt;br /&gt;Perlu diingat bahwa karena visi dan kepentingan yang berbeda, maka globalisasi ekonomi yang menjurus penjajahan ekonomi seperti diprediksikan Bung Karno (1965) akan ditanggapi secara berbeda oleh para konglomerat dan koperasi kerakyatan. Para konglomerat hitam sendiri tidak mungkin "selamat" tanpa bantuan elite politik yang bermental korup.&lt;br /&gt;Perbedaan visi dan kepentingan itu tentu akan menimbulkan berbagai konflik bahkan menghilangkan spirit kebersamaan dalam mengatasi masalah-masalah krusial bangsa. Sebab itu para elite politik dan penguasa kita seharusnya memiliki visi dan bernafaskan Pancasila dalam mengemban tugas kebangsaan dan kenegaraan sesuai yang dikehendaki founding fathers. Tentu dengan lebih mengedepankan kepentingan bangsa, negara, dan rakyat tanpa tergoda vested interest dan partai atau kelompoknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3998888598721734324-4162695280798831058?l=bangizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangizan.blogspot.com/feeds/4162695280798831058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/melirik-korupsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/4162695280798831058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3998888598721734324/posts/default/4162695280798831058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangizan.blogspot.com/2010/02/melirik-korupsi.html' title='Melirik Korupsi'/><author><name>Meraih harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04283432241268743868</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_6O7AvHbWTwM/S3AtbjR-2VI/AAAAAAAAAAM/CVnrE9izEK8/S220/DSC06546aaaaaaaaaaaadddddd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
