(Berita Daerah - Sumatra) - Tanaman nilam (Pogostemon cablin) dapat menjadi komoditi unggulan bagi masyarakat Riau karena tanaman tersebut cocok tumbuh di daerah ini dan bernilai jual tinggi. "Selama ini nilam dipandang sebagai tanaman selingan atau tanaman penghias pekarangan rumah, padahal dapat menjadi komoditi unggulan daerah ini selain sawit dan kelapa," ungkap Kepala Bidang Perlindungan Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau , Said Bustami di Pekanbaru, Senin. Said Bustami mengatakan, budidaya nilam sebetulnya telah lama dilakoni masyarakat Riau namun tidak adanya pembinaan dan pemasaran mengakibatkan tanaman bahan baku minyak atsiri itu hanya menjadi penghias pekarangan rumah. Namun, lanjut dia, kesadaran untuk membudidayakan nilam telah muncul di masyarakat yang bermukim di Kabupaten Rokan Hulu, Kuantan Singingi dan Kota Dumai. Di Rokan Hulu , telah terbentuk kelompok tani yang membudidayakan nilam pada lahan seluas 40 hektare.
Berbagi dalam kebaikan
"Mereka mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya" (QS. Al-Fath:29)
The Habibie Center (Beasiswa S3)
Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM-IPTEK) didirikan oleh Prof. Dr.-Ing. B.J. Habibie (mantan presiden RI) pada tahun 1997. Badan pengurus yayasan ini diketuai oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan memiliki tujuan :
- Mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan memiliki kualitas Iman dan Takwa yang tinggi.
- Menguasai, mengembangkan dan mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara mandiri.
Langganan:
Postingan (Atom)

